Pro dan Kontra, DPR Meminta Game Pokemon Go Dikaji


Tuai Pro dan Kontra, DPR Minta Game Pokemon Go Dikaji. Meskipun belum resmi dirilis di Indonesia, namun game Pokemon Go telah menuai pro dan kontra. Banyak pihak yang mensinyalir bahwa game terbaru ini bakal mengancam privasi dari pemainnya.

Ancaman privasi tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya, game tersebut membutuhkan kamera belakang dan GPS yang terdapat pada smartphone agar pengguna dapat mengakses ke akun Google secara penuh. Tentunya hal ini memungkinkan email dan data pribadi pengguna akan dicuri oleh perusahaan game.

Selain itu, game Pokemon Go ini bakal mengancam keamanan negara. Pasalnya, game besutan Pokemon Company dan Niantic ini mencantumkan pemetaannya secara real time. Nah, jika pemainnya memasuki kawasan militer, maka data pengguna di Indonesia pun akan mudah untuk dicuri.

Sehubungan dengan hal ini, anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil meminta agar pemerintah melakukan pengkajian terhadap game Pokemon Go. Langkah ini tentunya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.
 
Pro dan Kontra, DPR Meminta Game Pokemon Go Dikaji

“Artinya kelompok-kelompok kejahatan bisa saja memanfaatkan teknologi ini apalagi masing punya kepentingan untuk mengakses data ataupun informasi yang berkaitan yang diperlukan di Indonesia itu harus dilakukan pengkajian sembari diawasi,” ungkap Nasir saat ditemui di Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah harus mengkajinya dalam waktu dekat. Namun, pemerintah juga tak dapat menutup dan memblokir aplikasi sebelumnya berbagai kecurigaan terhadap game tersebut ditemukan kebenarannya.

“Memang teknologi enggak bisa dibatasi, tapi dia harus diawasi kemampuan orang untuk menghadirkan teknologi kan setiap saat ada harus diawasi jangan kemudian teknologi ini mengganggu mengancam keamanan negara,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Sutiyoso juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan pengkajian terhadap keamanan game Pokemon Go tersebut.

“Lagi kami kaji oleh tim kami ya (game pokemon go) itu. Jadi kami lihat dulu dan kaji secara serius. Ada timnya,” ungkap Sutiyoso.

Sementara itu, hal yang sama juga diungkapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pihaknya menegaskan bahwa tak akan memblokir game besutan perusahaan Jepang tersebut. Namun, Kemenkominfo meminta agar para pemainnya lebih waspada dan berhati-hati ketika menangkap Pokemon di berbagai tempat.

Ismail Cawidu selaku Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemekominfo, juga mengungkapkan bahwa permainan Pokemon Go itu tak sedikit pun melanggar ketentuan yang ada. Oleh karena itu, aksi pemblokiran pun tak perlu dilakukan.

“Dalam game itu tidak ada hal yang melanggar undang-undang atau aturan kita. Karena itu, Kemenkominfo tidak akan memblokir (Pokemon Go),” papar Ismail.

Dalam hal ini, Kemenkominfo meminta agar para pemain Pokemon Go senantiasa berhati-hati ketika memainkannya. Ketika memainkan permainan tersebut, sebaiknya memilih tempat yang aman, termasuk tidak bermain saat berkendara atau menerobos wilayah pribadi orang lain.
 
Sumber : trentekno.com
 


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Pro dan Kontra, DPR Meminta Game Pokemon Go Dikaji . Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : News
0 Komentar untuk "Pro dan Kontra, DPR Meminta Game Pokemon Go Dikaji "

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top