Usia Ideal Untuk Hamil Agar Ibu dan Bayi Sehat

Tags

Sebagian besar kehamilan dan persalinan berjalan sebagai proses fisikologi biasa. Hanya sekitar 10-15% saja yang merupaka proses patologik, yaitu kehamilan disertai berbagai kelainan. Yang penting bagi calon ibu juga ayah adalah dapat memahami dan mengetahui bahwa kurun waktu reproduksi atau kehamilan yang sehat dan ideal yaitu usia 20 - 25 tahun.

Penting bagi calon ibu mengerti usaha serta upaya yang perlu dilakukan sebelum, pada saat hamil dan sesudah melahirkan. Sehingga kesehatan ibu tetap terjaga saat mengandung dan dalam persalinan. Anak-anak yang dilahirkan pun sehat, dan kelak bisa menjadi manusia yang berkualitas tinggi.

Rasio proses kehamilan dapat ditekan apabila wanita tidak hamil dan tidak melahirkan dulu sebelum usia 20 tahun, serta tidak melahirkan lagi setelah usia 35 tahun. Juga sebaiknya tidak hamil dan melahirkan lebih dari 3 kali, dan jarak minimal antara kelahiran 2 tahun. Bagi mereka yang tidak ingin menambah jumlah anak lagi, bisa ber-KB.

Usia Ideal Untuk Hamil Agar Ibu dan Bayi Sehat

Pemeriksaan kehamilan mutlak diperlukan, terlebih bagi ibu yang hamil di bawah umur atau di atas usia 35 tahun. Dengan pengawasan dan pemeriksaan kehamilan yang teratur, angka kesakitan dan kematian ibu hamil dan bayinya bisa ditekan. Tujuan pengawasan dan pemeriksaan ibu hamil adalah untuk menyiapkan fisik dan mental sang ibu sebaik-baiknya, menyelamatkan ibu dan bayi dalam kandungan pada waktu persalinan, dan agar pada masa nifas, kesehatan ibu pulih lagi. Ini berarti bahwa dalam pengawasan dan pemeriksaan kehamilan harus diusahakan agar :
  • saat ibu hamil dan melahirkan kondisinya sehat, malahan kalau dapat lebih sehat daripada saat ia tidak hamil
  • kelainan fisik atau psikologik harus ditemukan sejak dini dan diobati
  • ibu melahirkan tanpa kesulitan, dan bayi yang dilahirkan pun sehat fisik dan mental.
Yang ideal memang apabila wanita hamil di bawah umur atau di atas umur 35 tahun, mau memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya baru satu bulan. Keuntungannya, bila ada kelainan-kelainan dapat segera terdeteksi dan dapat diobati secara dini atau mencegah timbulnya kelainan pada kehamilan. Malah sebaiknya, suami-istri memeriksakan dulu kesehatannya sebelum mereka merencanakan punya anak.

Mengingat bahwa faktor umur memegang peranan penting terhadap derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu hamil serta bayi, maka sebaiknya merencanakan kehamilan pada usia antara 20 - 30 tahun. Setelah usia 35 tahun disarankan sebaiknya tidak hamil lagi.

Itulah pembahasan Jangsigma pada kesempatan kali ini, tentang usia ideal untuk hamil agar ibu dan bayi sehat. Semoga apa yang kita baca bisa bermanfaat.
Sekian dan terima kasih.



Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

EmoticonEmoticon