Tanda-Tanda Serangan Jantung Pada Wanita

Puluhan ribu serangan jantung yang tidak terjawab pada wanita setiap tahun, sebuah penelitian di Inggris telah menemukan.

Sepertiga dari perempuan diberikan diagnosis yang salah, dan dokter gagal dalam waktu mengobati wanita karena mereka tidak menyadari bahwa "setengah baya lelaki" bukanlah satu-satunya orang menderita serangan jantung, kata para peneliti.

Sekitar 68.000 perempuan Inggris menderita serangan jantung setiap tahun dan peneliti memperingatkan bahwa palpitasi bisa menjadi tanda. Sedangkan pria lebih mungkin untuk mengalami serangan jantung, studi ini menunjukkan alasan mengapa jantung lebih sering fatal bagi perempuan.

Para peneliti di University of Leeds menggunakan data pada hampir 600.000 pasien di 243 rumah sakit NHS lebih dari sembilan tahun. Mereka menemukan bahwa 35 persen perempuan, 65.976 pasien, pertama kali diberitahu mereka menderita dari kondisi lain, 50 persen lebih dari laki-laki setelah disesuaikan untuk usia dan penyakit lainnya.
 
Tanda-Tanda Serangan Jantung Pada Wanita

Pasien yang serangan jantung yang salah didiagnosis yang 70 persen lebih mungkin meninggal, dengan 4,2 persen mati dalam sebulan dibandingkan dengan 2,5 persen dari mereka yang diberi langsung diagnosis yang benar, menurut penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal : akut Cardiovascular Care.

Chris Gale, yang memimpin penelitian, mengatakan: "Biasanya, ketika kita berpikir tentang seseorang dengan serangan jantung, kita membayangkan seorang pria paruh baya yang kelebihan berat badan, memiliki diabetes dan merokok. Hal ini tidak selalu terjadi. "

Masalahnya, Profesor Gale mengatakan, saat wanita tidak menyadari bahwa mereka mengalami serangan jantung. "Ini belum tentu 20 menit menghancurkan nyeri dada, atau perasaan berdebar-debar dan sedikit nyeri dada," katanya.

Dia juga mengatakan bahwa staf NHS diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan mereka. "Profesional kesehatan perlu menyadari bahwa kita harus memberikan semua perawatan yang layak untuk perempuan dan kita perlu semua menyadari bahwa wanita yang menderita serangan jantung berada pada risiko kematian," katanya.

Studi lain oleh tim yang sama, menggunakan data Swedia pada 180.000 pasien, menemukan bahwa wanita yang 13 persen lebih mungkin meninggal dari jenis yang paling umum dari serangan jantung dan 50 persen lebih mungkin meninggal dari jenis utama lainnya, Dr Gale dan rekannya mengatakan kepada European Society of Cardiology kongres di Roma.

Seorang juru bicara untuk NHS Inggris mengatakan: "Kami bekerja keras untuk terus meningkatkan tes untuk secara akurat mendiagnosis serangan jantung pada pria dan wanita sehingga pengobatan yang tepat dapat dimulai tanpa penundaan, memastikan pemulihan yang terbaik untuk pasien. Kami juga bekerja untuk meningkatkan kesadaran tanda dan gejala serangan jantung".



Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

EmoticonEmoticon