Cara Menghilangkan Nafas Mulut Bau Kambing Saat Idul Adha

Menikmati hidangan menggunakan bahan daging kambing akan cita rasanya menjadi hal yang umum di waktu Idul Adha. Tetapi, tidak semua orang mampu menikmatinya. Karena takut dengan kadar kolesterol yang tinggi, terdapat juga yang enggan mengonsumsi daging kambing dikarenakan menyebabkan bau kambing yang menyengat.

Untuk Anda yang mempunyai alasan yang kedua, mulai saat ini cita rasanya Anda tak perlu risi lagi. Berikut adalah beberapa bahan makanan yang mampu menghilangkan bau kambing pada mulut serta membuat napas menjadi lebih segar.
 
Berikut ini bahan makanan untuk menghilangkan nafas mulut bau kambing saat Idul Adha :
 
Cara Menghilangkan Nafas Mulut Bau Kambing Saat Idul Adha

1. Yogurt
Selama tidak mengandung banyak gula atau pemanis, minuman asam yang satu ini mengandung prebiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Bila pencernaan mampu memasak kuliner menggunakan baik, maka aroma lambung tidak akan mengakibatkan bau.

2. Daun mint
Mulut bau tidak selamanya karena bakteri. Kuliner menyengat seperti durian, bawang atau daging kambing pula mampu jadi pemicu. Mengonsumsi minuman yg mengandung daun mint atau nyemil kue yg mengandung kayu manis, bisa mengembalikan kesegaran lisan secara instan.

3. Teh hijau
Kandungan cathecin di teh hijau tanpa gula mampu mengurangi jumlah bakteri dalam lisan penyebab bau. Selain itu mampu mengikis lapisan gula menempel pada plak gigi. Manfaat lain yg dimiliki teh hijau merupakan menurunkan kolesterol, tekanan darah, serta risiko kanker.

4. Makanan kaya serat
Sebut saja apel, pir, serta wortel. Butir dan sayur yg mengandung banyak serat mampu menjadi pembersih mulut alami. Kandungan nutrisi butir dan sayur mampu menaikkan imun tubuh dan memberi asupan tenaga selama diet maupun puasa.



Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

EmoticonEmoticon