Bau Kaki Karena Sepatu : Begini Caranya Menghilangkan Bau Kaki


Selama Bekerja lima hari dalam seminggu dengan mengenakan sepatu yang sama, tentunya akan menjadikan kaki Anda memiliki aroma yang tidak enak. Belum lagi kekasih yang mengeluhkan bau kaki Anda.

Ada metode sederhana untuk menghilangkan bau kaki. Berikut, sontek cara yang bisa Anda lakukan di rumah, dikutip dari laman Menshealth, Sabtu (5/11/2016).

Rendam di air garam
Air garam dapat menjaga kelembapan kulit kaki dengan mengurangi jumlah bakteri yang bertahan hidup di sana. Dalam sebuah baskom atau ember air hangat, larutkan 1 cangkir garam ke dalamnya. Setelah mengaduknya rata, rendam kaki Anda selama 20 menit. Lakukan hal ini setiap hari selama 2 minggu.
 
Bau Kaki Karena Sepatu : Begini Caranya Menghilangkan Bau Kaki

Tambahkan cuka
Singkirkan bakteri yang membuat kaki Anda bau dengan membasuhnya ke dalam baskom berisikan air panas yang dicampurkan cuka. Rendam kaki selama 30 menit dan aplikasikan hal ini selama 30 menit selama seminggu.

Larutan teh
Asam yang terkandung di dalam teh dapat mengurangi keringat dan bertindak sebagai antibiotik alami untuk membunuh bakteri pada kaki Anda. Masukkan 1 liter air panas dan 2 liter air dingin ke dalam baskom dan tuangkan larutan teh ke dalamnya. Rendam kaki selama 30 menit dan lakukan setiap hari dalam seminggu.
 


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Bau Kaki Karena Sepatu : Begini Caranya Menghilangkan Bau Kaki. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : Health
0 Komentar untuk "Bau Kaki Karena Sepatu : Begini Caranya Menghilangkan Bau Kaki"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top