Kenali Gejala dan Penyebaran Infeksi Virus HIV AIDS


Banyak orang yang tidak sadar telah terinfeksi human immunodeficiency virus (HIV). Umumnya memang tidak ada gejala awal ketika virus baru masuk ke dalam tubuh karena masa inkubasi virus rata-rata mencapai 5-10 tahun.

Gejala terinfeksi HIV bisa saja baru terasa 10 tahun kemudian. Saat itu pun pasien sudah terkena AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) akibat infeksi HIV.

"Biasanya ada gejala yang paling sering muncul tapi enggak berat, yaitu sering flu," ujar Konselor HIV/AIDS di RSUD Provinsi Kepulauan Riau, dr Dwinita Vivianti, SpPD saat ditemui di Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Serangan flu mungkin tidak jelas apakah sebagai gejala HIV/AIDS, alergi, atau sakit biasa. Flu yang perlu dicurigai gejala HIV/AIDS adalah jika sebelumnya jarang terkena flu, tapi tiba-tiba sering flu, atau pun sebelumnya pernah melakukan hubungan seks berisiko, atau menjadi pengguna jarum suntik bergantian.
 
Kenali Gejala dan Penyebaran Infeksi Virus HIV AIDS

Dokter yang akrab disapa Vivi itu memaparkan, pada dasarnya dalam penyakit HIV/AIDS dikenal adanya gejala mayor dan minor. Gejala mayor antara lain, batuk kronis lebih dari tiga bulan, diare kronis lebih dari 6 bulan, demam terus menerus.

"Dalam satu bulan, berat badan bisa turun 10 persen dari berat badan awal," terang Vivi.

Adapun gejala minor antara lain, sariawan di mulut yang tak kunjung sembuh, penyakit kulit yang tak sembuh-sembuh meski sudah diberikan obat oleh dokter, muncul kotoran putih di mulut, bahkan sarkoma kaposi atau muncul biru-biru yang menonjol di kulit.
Pasien juga jadi mudah lelah yang bekepanjangan karena kadar hemoglobin turun. "Semua itu terjadi karena daya tahan tubuhnya turun semua akibat ada virus," katanya.

Gejala terinfeksi HIV yang muncul pada setiap orang berbeda-beda, tergantung pada daya tahan tubuh. Gejala tersebut bisa saja mulai terasa jelas puluhan tahun kemudian.
Untuk menurunkan kasus penularan HIV, Vivi mengimbau masyarakat untuk menghindari risiko penularan HIV. Jika telah menjadi kelompok yamg berisiko tertular HIV, sebaiknya segera tes HIV, meskipun saat itu masih merasa sehat. Lebih cepat ditangani, penyakit akan lebih ringan dibanding baru diketahui setelah terkena AIDS.
 


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Kenali Gejala dan Penyebaran Infeksi Virus HIV AIDS. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : Health
0 Komentar untuk "Kenali Gejala dan Penyebaran Infeksi Virus HIV AIDS"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top