Minuman Kemasan Beracun Disebar di Demo 212


Breaking News "AIR MINUM BERACUN" Aksi Bela Islam III

Umat Muslim dikejutkan dengan penemuan air minum Ale Ale dan Teh gelas yang disuntik sesuatu zat yang membuat peserta aksi pusing pusing kepala, rasa minuman ini agak pahit. Ternyata setelah diteliti kemasan gelasnya ada yang ditutupi dengan plester transparan dan setelah dibuka plesternya dan dipencet ternyata ada lubang kecil yang bocor memancarkan air,

Penemuan ini sudah ditindak lanjuti oleh Tim Bulan sabit merah untuk diteliti zat yang terkandung didalamnya.

Postingan ini pun mendapat banyak komentar dari para netizen, berikut komentarnya :

Putri Soraya Cimolan Indramayu : Astghfirllaaaaaahhh.....!!!

Ummu Zahid Dessyts : Innalillahi ada aja orang jahat.
 

Cokelate PaLupy : Nahlo.serem amat,d rukiyah dunk Pak Ustad Akhmad,smg sehat smua

Mira Meriana Astaghfirulloh....

Hendra Sabila : Inalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Metha Barone :Innalillahi....

Menara Gading : Astaghfirullah: اسْتَغْفِرِ اللهَ ya الله kenapa banyak orang dengki terhadap Islam

Eka Rosmawati :Astaghfirullahal adziim..

Natalina Limayanti : Astagfirullah

Ul Uhya :Innalillahi wainna ilaihi roji'un

JeEs :Alhamdulillah Alloh segera melindungi mujahid tanpa perlindungan Alloh mungkin minuman tsb sdh tersebar luas.
 
Link Video :
 

Sumber : voa-moeslim.com
 


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Minuman Kemasan Beracun Disebar di Demo 212. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : News
0 Komentar untuk "Minuman Kemasan Beracun Disebar di Demo 212"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top