Teknik Pernafasan Mampu Meningkatkan Memori Otak


Bisakah kita menggunakan pernapasan untuk meningkatkan memori otak?
Kita semua pernah melakukannya, berjalan ke sebuah ruangan dengan tujuan untuk mendapatkan sesuatu, hanya untuk segera melupakan apa itu yang kita butuhkan. Tapi penyimpangan seperti di memori sekarang bisa menjadi sesuatu dari masa lalu, para peneliti AS telah menemukan cara yang mudah untuk meningkatkan memori otak, hanya dengan mengambil napas besar. Para ilmuwan percaya menghirup dalam-dalam merupakan cara yang efektif untuk mengingat sesuatu, setelah menemukan bahwa ritme nafas merangsang otak.

Study penelitian
Enam puluh relawan mengambil bagian dalam percobaan di mana mereka diminta untuk menilai apakah wajah menunjukkan ekspresi takut atau terkejut. Ditemukan bahwa individu mampu mengidentifikasi wajah dengan benar, dua detik lebih cepat jika mereka menghirup udara, dibandingkan dengan ketika mereka bernapas keluar.

Mereka juga lebih mungkin untuk mengingat obyek yang mereka tampilkan pada layar komputer dan diminta untuk mengingat nanti, jika mereka temukan pada nafas yang dihirup daripada satu nafas yang dihembuskan. Menariknya, efeknya tampa menghilang jika peserta bernapas melalui mulutnya.

Mengapa seperti itu?
Temuan utama dari studi ini adalah bahwa ada perbedaan dramatis dalam aktivitas otak selama inhalasi dibandingkan dengan pernafasan. Penulis utama Dr Christina Zelano, asisten profesor neurologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine di Chicago, mengatakan :

"Ketika Anda bernapas dalam-dalam, kami menemukan Anda merangsang penciuman neuron di korteks, amigdala dan hippocampus, seluruh sistem limbik (yang mengontrol insting dan suasana hati). Ketika Anda menarik napas, Anda berada dalam arti sinkronisasi osilasi otak di seluruh jaringan limbik."
 
Teknik Pernafasan Mampu Meningkatkan Memori Otak

Para ilmuwan mempelajari pasien dengan epilepsi, pertama kali ditemukan perbedaan tersebut setelah elektroda ditanamkan ke dalam otak pasien untuk mengidentifikasi asal-usul kejang mereka. Hal ini memungkinkan para ahli untuk memperoleh data elektro-fisiologis yang menyoroti hubungan antara aktivitas otak dan pernapasan.

Temuan juga menyiratkan bahwa napas cepat bisa menguntungkan dalam situasi berbahaya.

"Jika Anda berada dalam keadaan panik, ritme pernapasan Anda menjadi lebih cepat," kata Zelano. "Akibatnya Anda akan menghabiskan proporsional lebih banyak waktu menghirup daripada ketika dalam keadaan yang tenang. Dengan demikian, respon bawaan tubuh kita untuk takut dengan bernapas lebih cepat bisa memiliki dampak positif pada fungsi otak dan mengakibatkan waktu respon lebih cepat terhadap rangsangan berbahaya di lingkungan."

Ini juga kabar baik bagi penggemar meditasi, sebagai studi menunjukkan bahwa pernapasan terfokus mensinkronisasikan osilasi otak di seluruh jaringan limbik.
 


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Teknik Pernafasan Mampu Meningkatkan Memori Otak. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : Health
0 Komentar untuk "Teknik Pernafasan Mampu Meningkatkan Memori Otak"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top