Waspada Pencurian Data Pribadi WhatsApp Lewat File XLS


Penjahat siber tak pernah kehabisan cara untuk menjerat para pengguna smartphone. Kali ini, sejumlah peretas dilaporkan mencuri informasi rekening bank para pengguna WhatsApp, dengan cara mengirimkan file rusak atau corrupt.

Ketika file itu dibuka, informasi sensitif dari para pengguna, termasuk rincian rekening bank, akan terjaring. Sejauh ini peretas diketahui hanya menyerang pengguna WhatsApp di India, dengan mengirim file yang seakan-akan berasal dari pemerintah. Tidak menutup kemungkinan kasus serupa akan terjadi di negara-negara lain.
File berbahaya itu memiliki nama 'NDA-ranked-8th-toughest-College-in-the-world-to-get-into.xls' dan 'NIA-selection-order-.xls'. Keduanya didesain tampak seperti berasal dari Indian National Defence Academy (NDA) dan National Investigation Agency (NIA). Menurut para korban, virus yang dikirim hacker itu menyamar sebagai file Microsoft Excel.
 
Waspada Pencurian Data Pribadi WhatsApp Lewat File XLS

"Mengingat kedua organisasi itu sangat populer dan dikenal di dalam dan luar negeri, serta ada rasa ingin tahu lebih banyak mengenai keduanya, sangat mungkin memengaruhi orang-orang yang tertarik mengenai hal tersebut," ujar pemerintah India kepada Indian Express.

Menurut sumber itu, aparat keamanan India kemungkinan besar menjadi target dari kelompok peretas tersebut. Mereka pun telah diminta untuk mewaspadai virus ini, sehingga tidak menjadi korban. Demikian dikutip dari Daily Mail, Jumat (6/1/2017).


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Waspada Pencurian Data Pribadi WhatsApp Lewat File XLS. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : WhatsApp
0 Komentar untuk "Waspada Pencurian Data Pribadi WhatsApp Lewat File XLS"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top