Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Syawal


Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan - Hal ini tidak biasa bagi orang untuk melewati atau melewatkan puasa, baik sengaja maupun tidak sengaja. Islam menawarkan fleksibilitas yang besar dalam hal berpuasa. Ya, ini adalah tindakan wajib bagi setiap pria dan wanita yang cakap dalam iman Islam. Namun, ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum seseorang dianggap memenuhi syarat untuk berpuasa. Terkadang batal puasa karena tidak disengaja terjadi, makan dan minum karena lupa. Selama niat untuk berpuasa itu murni, tetap melakukan puasa, dan orang tersebut mendapat pahala atas puasanya tersebut. Namun, tidak berpuasa dengan sengaja berarti harus dilakukan dan menggantikannya pada hari-hari setelah bulan Ramadhan.
 
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Syawal
 
Firman Allah SWT dalam Al-Baqarah : 184
"Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan, maka sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain."

Nabi Muhammad Saw Bersabda :
"Barangsiapa lupa bahwa ia sedang berpuasa sehingga ia makan dan minum, maka sempurnakanlah puasanya karena sesungguhnya Allah telah memberikan makan dan minum kepadanya" (H.R. Bukari :1923)
Menjadikan hari-hari yang terlewat di puasa Ramadan adalah sebuah kewajiban. Jika seseorang sudah cukup tua untuk berpuasa tapi tidak atau jika mereka kehilangan satu atau lebih puasa selama bulan Ramadhan, dia harus menebus yang terlewatkan beberapa hari kemudian setelah Ramadan selesai. Kecuali dua hari Idul Fitri selama kalender Islam, setiap hari sempurna untuk membuat niat puasa mengganti puasa Ramadhan dari matahari terbit sampai terbenam. Idul Fitri dan Idul Adha hanya dua hari di mana puasa dilarang.
"Nabi Muhammad (SAW) bahwa umat Islam tidak diijinkan berpuasa pada Idul Fitri dan Idul Adha." [Sahih Bukhari]
Petunjuk tentang membuat hari cepat terlewat cukup sederhana. Yang harus dilakukan hanyalah mengamati satu puasa melawan satu puasa yang mereka lewatkan. Jadi jika Anda melewatkan tiga hari puasa, Anda harus berpuasa tiga hari lagi. Hari-hari ini harus ditunjuk oleh Anda untuk kenyamanan Anda, asalkan dilakukan bukan dihari-hari Idul Fitri. Jika Anda memiliki puasa yang tidak terjaga untuk hari-hari sebelumnya, Anda juga bisa memperbaikinya. Islam menawarkan fleksibilitas yang besar dalam hal menebus puasa. Semua yang dibutuhkan adalah kehendak dan keinginan individu untuk benar-benar melewatinya.

Bulan Syawal

Jika Anda melakukan mengganti puasa Ramadhan, Anda harus menghabiskan merayakan Idul Fitri keberhasilan menyelesaikan bulan Ramadhan, dan kemudian mulai berpuasa di hari-hari setelah itu. Bulan yang datang setelah Ramadhan adalah Syawal, yang merupakan bulan Islam ke-10 menurut kalender Islam. Ini adalah bulan yang bagus untuk menggati puasa ramadhan yang terlewat dan ideal, dalam arti bahwa karena ini mengikuti bulan Ramadan, ketika tubuh masih dalam pola pikir terbiasa dengan puasa dan dapat dengan mudah mengatasi beberapa hari puasa tambahan menggati puasa Ramadhan. Selain itu, karena individu bebas memilih hari yang mereka inginkan untuk berpuasa menggati puasa ramadhan sebelumnya, umat Islam dapat dengan mudah memilih akhir pekan atau hari libur mereka sehingga mereka dapat melewati puasa pengganti ramadhan mereka.

Meskipun Islam telah menetapkan pedoman yang telah ditentukan sehubungan dengan beberapa kegiatan yang sangat spesifik, namun juga memungkinkan kelonggaran yang adil dalam memenuhi kewajiban ini. Doakan yang salah bisa dibuat. Begitu juga dengan zakat. Dan puasa tidak berbeda. Allah SWT adalah Penyayang dan selama umat Islam tetap berniat memenuhi kewajiban mereka yang kuat di dalam hati mereka, mereka akan diberi imbalan atas perbuatan mereka. Jika Anda melewatkan hari puasa tahun ini, lakukanlah puasa menggati puasa Ramadhan di Syawal. Ini waktu terbaik untuk melakukannya!.

Berikut ini niat puasa mengganti puasa ramadhan :
 
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Syawal
"Nawaitu Souwma Ghodin Angqhoddo Ing Fardho Romadhona Lillahita'ala"
Artinya :
"Aku niat berpuasa qadha fardhu Ramadhan esok hari, wajib ke atas diriku karena Allah Ta'ala"
Itulah niat puasa mengganti puasa ramadhan yang harus dilakukan untuk mengganti puasa Ramadhan Anda. Semoga bermanfaat.


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Syawal. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : Islami
0 Komentar untuk "Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan di Bulan Syawal"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top