Aspirin Menyebabkan Perdarahan Serius Penderita Stroke


Aspirin adalah salah satu obat yang paling umum digunakan dalam mengobati rasa sakit, demam dan pembengkakan. Hal ini juga diketahui digunakan pada kejadian kardiovaskular seperti stroke, angina dan serangan jantung. Para ahli merekomendasikan pemberian aspirin di bawah pengawasan ketat untuk kasus kardiovaskular. Aspirin tidak dianjurkan pada orang dengan gangguan perdarahan dan mereka yang alergi intoleran terhadap obat antiinflamasi non steroid. Aspirin, atau acetylsalicylic acid (ASA) adalah obat umum yang digunakan untuk mengobati rasa sakit ringan sampai sedang dan mengurangi demam atau pembengkakan.

Banyak panduan kesehatan menunjukkan bahwa aspirin dapat membantu pasien kardiovaskular dan membantu mencegah serangan jantung atau stroke. Namun, sebuah penelitian baru memperingatkan bahwa konsumsi aspirin secara teratur dapat membuat Anda berisiko mengalami perdarahan gastrointestinal, terutama pada kasus pasien stroke yang lebih tua. Seperti yang dilaporkan dalam jurnal medis The Lancet, penggunaan aspirin jangka panjang dan harian dapat meningkatkan risiko pendarahan internal bahkan di antara orang-orang yang tidak memiliki riwayat masalah jantung atau stroke.
 
Aspirin Menyebabkan Perdarahan Serius Penderita Stroke

Aspirin sering diambil oleh pasien stroke untuk mencegah pembekuan darah. Studi ini menunjukkan bahwa risiko mengonsumsi pil pengencer darah ini 10 kali lebih besar untuk pasien stroke yang lebih tua daripada yang berusia lebih muda. Untuk studi yang dilakukan oleh para periset dari Universitas Oxford, tim tersebut merekrut 3.166 pasien yang sebelumnya terkena stroke atau serangan jantung dan menggunakan obat pengencer darah untuk mencegah penggumpalan darah dari penggumpalan darah. Dalam kebanyakan kasus, mereka diberi resep aspirin. Setengah pasien dalam penelitian ini adalah 75 atau lebih. Semua orang mengikuti periode lebih dari 10 tahun.

Selama penelitian, tercatat bahwa 314 pasien dirawat di rumah sakit karena pendarahan internal. Risiko perdarahan meningkat tajam seiring bertambahnya usia. Untuk pasien di bawah usia 65 tahun, tingkat penerimaan rumah sakit tahunan adalah 1,5 persen; Untuk pasien antara usia 75 sampai 84, tingkat meningkat menjadi 3,5 persen; Dan untuk mereka yang berusia di atas 85 tahun itu lima persen.

Para periset menyarankan agar orang bisa menggunakan inhibitor pompa proton (PPI) yang merupakan sejenis obat sakit maag yang bisa mengurangi perdarahan di saluran cerna bagian atas hingga 90 persen. Mereka juga memperingatkan bahwa menghentikan aspirin tiba-tiba (bagi mereka yang telah meminumnya secara teratur) dapat mengalami beberapa komplikasi. Oleh karena itu, mereka menyarankan agar berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memutuskan untuk mengganti obat Anda.


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Aspirin Menyebabkan Perdarahan Serius Penderita Stroke. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : Health
0 Komentar untuk "Aspirin Menyebabkan Perdarahan Serius Penderita Stroke"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top