Ternyata Bersepeda ke Kantor Dapat Menurunkan Tingkat Stres


Bagaimana Anda bolak-balik bekerja sering dapat berperan dalam menentukan kecerdasan Anda di tempat kerja. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa bersepeda ke kantor dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki kinerja Anda. Peneliti Stephane Brutus, Roshan Javadian dan Alexandra Panaccio membandingkan bagaimana berbagai mode bersepeda pulang pergi, mengendarai mobil dan membawa tekanan dan mood yang terpengaruh transportasi umum.

Hasilnya menunjukkan bahwa bersepeda ke tempat kerja adalah cara yang baik untuk bersenang-senang, kata Brutus, penulis utama. "Karyawan yang bersepeda ke tempat kerja menunjukkan tingkat stres yang jauh lebih rendah dalam 45 menit pertama pekerjaan daripada mereka yang bepergian dengan mobil," katanya. Namun, studi tersebut tidak menemukan perbedaan efek pada suasana hati. Tim peneliti mengumpulkan data dari 123 karyawan di Autodesk, sebuah perusahaan teknologi informasi di Old Montreal, dengan menggunakan survei berbasis web. Responden menjawab pertanyaan tentang suasana hati mereka, merasakan stres dan mode perjalanan.
 
Ternyata Bersepeda ke Kantor Dapat Menurunkan Tingkat Stres

Survei tersebut membedakan antara stres dan mood yang dirasakan, keadaan yang lebih transien yang dipengaruhi oleh sifat kepribadian dan emosi. Studi ini hanya menilai jawaban dari responden yang telah menyelesaikan kuesioner dalam waktu 45 menit setelah tiba di tempat kerja. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan penilaian 'stres' yang lebih 'in-the-moment' tentang stres dan suasana hati karyawan. Brutus mencatat bahwa spesifikasi waktu ini adalah inovasi utama studi ini. "Penelitian terbaru menunjukkan bahwa stres pagi dan mood adalah prediktor kuat efeknya di kemudian hari," ia menjelaskan. "Mereka dapat membentuk bagaimana kejadian selanjutnya dirasakan, ditafsirkan dan ditindaklanjuti sepanjang sisa hari ini."

Dia menambahkan bahwa spesifikasi waktu memastikan gambaran stres yang lebih tepat saat tiba di tempat kerja. Penilaian retrospektif dapat diwarnai oleh stresor yang terjadi kemudian di hari kerja. "Ada sedikit penelitian yang membandingkan pengalaman afektif pesepeda dengan pengguna mobil dan angkutan umum," kata Brutus, seorang pengendara sepeda yang rajin sendiri. "Studi kami adalah upaya untuk mengatasi kesenjangan itu." Pada saat yang sama, tim tersebut mengkonfirmasi penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa pengendara sepeda menganggap perjalanan mereka kurang stres daripada mereka yang melakukan perjalanan dengan mobil.

Bersepeda telah ditunjukkan sebagai sarana transportasi yang relatif murah dan bentuk aktivitas fisik yang baik. Sebuah studi tahun 2015 dari Institute for Transportation and Development Policy menemukan bahwa bersepeda dapat membantu mengurangi emisi CO2 dari transportasi penumpang perkotaan sebesar 11% pada tahun 2050. Brutus menunjukkan bahwa 6% orang Kanada bersepeda untuk bekerja pada tahun 2011 dan jumlahnya hanya meningkat. Ada potensi pembuat kebijakan publik untuk memanfaatkan hal ini, tambahnya. "Dengan meningkatnya kekhawatiran tentang kemacetan lalu lintas dan polusi, pemerintah semakin mempromosikan moda transportasi alternatif non-bermotor, seperti berjalan kaki dan bersepeda. Saya hanya bisa berharap bahwa studi lanjutan akan mengikuti jejak kami dan mengembangkan penelitian yang lebih tepat dan disengaja terhadap fenomena ini. " Penelitian ini dipublikasikan di International Journal of Workplace Health Management.


Jangsigma

Author :

Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Ternyata Bersepeda ke Kantor Dapat Menurunkan Tingkat Stres. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel
Tag : Health
0 Komentar untuk "Ternyata Bersepeda ke Kantor Dapat Menurunkan Tingkat Stres"

Peraturan Komentar :
1. Berkomentarlah dengan sopan.
2. Silahkan membuka Lapak tetapi tidak dengan menyertakan Link Hidup
3. Nickname mengandung link web/blog tidak akan dipublish
4. Komentar yang berbau sara / pornografi tidak akan dipublish
5. Karena kesibukan lain, komentar tidak semua dibalas
6. Mari budayakan komentar dengan berbahasa yang baik.

Back To Top